Saturday, November 23, 2013

0

3 Tahap Tiupan Sangkakala Di “Hari Kiamat”

  • Saturday, November 23, 2013
  • Rahman Hatim
  • Gambar : Dakwah bilkhat

    Saksikan Video Ini Dahulu :


    Allah akan memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup ‘Shur’ (terompet sangkakala) sebanyak tiga kali tiupan bila waktu kehancuran dunia dan alam semesta (kiamat) telah tiba.

    Penjelasan tentang 3 tiupan itu adalah sebagai berikut:

    1).Tiupan Pertama, Tiupan Guncangan

    Perkara pertama yang mengetuk pendengaran
    penduduk dunia setelah datangnya tanda-
    tanda Kiamat kubro adalah nafkhatul faza’ (tiupan kekagetan) yang mengalir dari tiupan sangkakala. Tidak seorang pun mendengarnya kecuali mengangkat lehernya
    untuk mendengar perkara besar ini. Inilah makna firman-Nya Taala, “Apabila ditiup sangkakala, maka waktu itu adalah waktu
    (datangnya) hari yang sulit, bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.” (QS. Al-Muddatstsir: 8-10).

    Allah berfirman:
    “Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang dilangit dan di bumi, kecuali siapa-siapa dikehendaki Allah.
    Dan mereka semua akan datang menghadapnya dengan merendahkan diri.”
    (An Naml: 87)

    Tiupan yang pertama ini adalah panjang dan menyebabkan keguncangan dan kepanikan semua yang berada di langit dan di bumi, kecuali orang-orang yang dikehendaki oleh Allah, yaitu para Nabi dan para syahid. Tiupan ini akan menggetarkan dan membuat panik semua yang hidup, sedangkan para Rasul dan Syahid adalah hidup disisi Tuhan mereka, maka Tuhanpun melindungi mereka dari guncangan tiupan ini.

    Tiupan ini akan mengguncangkan bumi seguncang-guncangnya, mendatarkan gunung
    dengan bumi selumat-lumatnya, meletuskan gunung-gunung dengan sangat sehingga menjadi debu yang bertebaran, membuat laut-laut saling beradu dan mengeluarkan api yang menyala, langit akan pecah secara luar biasa dan hilanglah hukum graviti yang biasa kita kenal, bintang-bintang berjatuhan, planet-
    planet saling bertubrukan, bersatulah matahari dengan bulan dan hilanglah cahaya benda tersebut, setelah itu keadaan alam semesta kembali seperti sebelum Allah menciptakannya yaitu hanya berupa kabut dan gas (asap).

    Allah berfirman:
    ”Hai manusia, bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya guncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang amat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat keguncangan ini; lalai lah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusukannya dan gugurlah semua kandungan seluruh wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka semua tidak mabuk, akan tetapi adzab Allah itu sangat kerasnya.” (Al Hajj: 1-2)

    2). Tiupan Kedua, Tiupan Kejutan (Pingsan) dan
    Kematian

    Malaikat Israfil akan diperintahkan oleh Allah untuk meniupkan ‘Shur’ (terompet sangkakala)
    sebanyak tiga kali tiupan bila kiamat telah tiba. Setelah tiupan pertama, Allah memerintahakan ‘Shur’ pada kali yang kedua.

    Pada tiupan kedua ini, maka terkejutlah (pengsan) dan matilah semua makhluk yang berada di langit dan di bumi (termasuk para nabi dan syahid) kecuali mereka-mereka yang dikehendaki oleh Allah, yaitu: Jibril, Mikail, Israfil, Izrail dan empat malaikat pembawa Arsy. Malaikat para pembawa ‘Arsy adalah
    berjumlah empat malaikat, maka apabila telah berdiri hari kiamat bergabunglah mereka kepada empat malaikat yang lain.

    Allah berfirman:
    “Dan ditiuplah sangkakala maka matilah siapa yang ada di langit dan di bumi kecuali siapa-siapa yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (keputusannya masing-masing).”(Az Zumar: 68)

    Kemudian Allah memerintahkan malaikat maut untuk mencabut nyawa Jibril, Mikail, Israfil dan para malaikat pembawa Arsy yang empat,maka tidak ada yang tersisa kecuali Allah dan malaikat maut.

    Kemudian Allah berkata kepada malaikat maut:

    “Wahai malaikat maut, kamu adalah salah satu
    dari makhluk-makhluk Ku, maka sekarang matilah kamu”, dengan demikian matilah malaikat maut dan tidak ada yang tersisa kecuali Allah Yang Maha Perkasa, Yang Hidup,
    Yang tidak pernah mati, Yang Awal Yang tidak ada sebelumnya sesuatu apa pun, Yang Akhir Yang tidak ada sesudahnya sesuatu apapun.

    Kemudian Allah berkata:
    “Akulah raja, Akulah
    Penguasa, Dimanakah raja-raja bumi? Dimakah para penguasa? Dimanakah orang-orang yang sombong? Dan untuk siapakah kekuasaan pada hari ini? Maka Dzat menjawab dengan berkata: “Bagi Allah yang Maha Esa
    lagi Perkasa.”

    Keadaan alam semesta akan tetap seperti diatas selama 40 hari sebagaimana yang diterangkan oleh hadis shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim dari Abi Hurairah:

    “Antara dua tiupan adalah 40”, orang-orang bertanya: “40 harikah wahai Abu Hurairah?”, ia menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab”, mereka bertanya lagi: “40 tahunkah?”, Abu Hurairah menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab”,mereka bertanya lagi: “40 bulankah?”, Ia menjawab: “Saya tidak tahu dan saya enggan untuk menjawab.”

    Kemudian setelah itu Allah menurunkan hujan dari langit seperti gerimis atau bayangan (naungan), yang mana dengannya tumbuhlah semua jasad makhluk dan sesungguhnya semua manusia akan hancur kembali kecuali
    “ekor yang terakhir” (tulang yang ada dipunggung paling bawah), darinyalah tumbuh tubuh atau jasad dan tersusun kembali.

    Setelah sempurna penciptaan tersebut
    kemudian Allah menghidupkan Israfil sebagai makhluk yang dihidupkan, kemudian memerintahkan untuk berseru dengan mengatakan: “wahai tulang-tulang yang hancur, sendi-sendi yang terputus, bagian-bagian yang terpisah dan rambut-rambut yang tercabik sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk bersatu kembali untuk keputusan keadilan..”

    (Lihat bab: Hasyiyat Asshary terhadap Tafsir
    Jalalain, 3:328 pada ayat 53, surat Yasin, yaitu
    yang berarti: “Sesungguhnya ia hanyalah
    sekali tiupan saja, maka tiba-tiba mereka sudah dihadirkan di hadapan kami)

    3). Tiupan Ketiga, Tiupan Kebangkitan

    Pada ‘Shur’ (terompet sangkakala) terdapat
    lobang-lobang yang banyak sesuai dengan jumlah roh atau nyawa semua makhluk, maka Israfil pun meniupnya dan terbanglah semua roh ke jasadnya masing-masing. Arwah kaum Mukminin akan terbang dengan memancarkan nur (cahaya) sedangkan arwah kaum kafir akan menimbulkan kegelapan, kemudian Allah berkata: “Demi kebesaran dan keperkasaanku semua roh harus benar-benar kembali kepada
    jasadnya yang dulunya ia huni di dunia”.

    Dengan demikian bersemayamlah setiap roh di jasadnya dan setiapnya akan bangun dari kuburnya masing-masing sedangkan kepalanya masih bergelimang tanah, dan berkatalah orang-orang kafir:

    “Inilah adalah hari yang sulit”, sedangkan orang-orang Mu’min berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami”.

    Seorang ulama Yahudi datang kepada Nabi dan berkata:

    “Hai Muhammad atau hai Abul Qasim! Pada hari kiamat, Allah menggenggam langit dengan satu jari tangan, bumi dengan satu jari, gunung dan pepohonan dengan satu jari, air dan tanah dengan satu jari, begitu pula semua makhluk yang lain dengan satu jari. Kemudian Dia menggoyangkan mereka semua sambil berfirman: ‘Akulah Raja, Akulah Raja!’” Rasulullah tertawa kagum mendengar perkataan orang alim itu. Beliau membenarkan keterangan orang itu, kemudian membacakan ayat:

    “Dan mereka tidak
    mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.
    Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.” (Shahih Muslim No. 4992).

    SubhanAllah...


    Friday, November 22, 2013

    0

    Ku Sangka Orang Gila

  • Friday, November 22, 2013
  • Rahman Hatim
  • Pagi tadi lebih kurang pukul 10.30 aku singgah sarapan di bazar batu buruk sementara menunggu interview di steten minyak kerana sudah tiada kerja di Terengganu yang menggunakan Ijazah aku ini. Sewaktu makan, mata ni terpandang seorang pakcik yang "lusuh " karekternya.. Bau busuk, baju koyak, pakai kain pelikat singkat, tak beralas kaki, tapi berkopiah.

    Duduk bersandar di tiang bazar dekat dengan kerusi aku. Terdetik dalam hati, apa pakcik ni kelaparan. Orang gila pun lapar, masih tetap manusia. Aku pesan satu lagi nasi minyak. Pesanan aku sampai ke meja. Terus aku beri pada pakcik tadi. Tuan kedai terkejut dan mengangkat tangan melambai seolah2 memanggilku. Aku pun balas tunggu skejap.

    Pakcik tadi tenung aku sambil berkata "pakcik dah makan nak.. terima kasih nak.." Dalam hati terdetik sungguh indah bahasa pakcik yang ku sangka gila tadi. Aku bangun dengan kecewa kerana pesanan aku tidak dijamah oleh pakcik. Lalu aku pergi kepada tuan kedai yang memanggil ku tadi.

    Ada apa pakcik? Pakcik kedai balas: Jangan bagi dan suruh dia makan kat sini, nanti customer pakcik lari. Aku tersentap. Dan spontan aku membalas. "Jika orang ini ayah kandung pakcik, pakcik halau tak dia?" Pakcik tu diam. Takpe pakcik, saya akan bayar ansuran kalo pakcik rugi hari ni. Saya nak tanya, betul ke pakcik td tu sudah makan? Pakcik kedai jawab, tidak. Dari mula pakcik buka kedai pukul 6.30 tadi pakcik kopiah tu duduk kat tiang tu.

    Dalam hati kecil ni cakap, tak pernah aku jumpa pakcik gila semulia ini. Tidak mengemis, tidak pula meminta. Aku pegi semula pada pakcik kopiah tu. "Pakcik, saya sunyi makan sorang2, pakcik teman saya makan jom." Pakcik tu akur dengan pelawaan aku kerana kesungguhan aku. Ramai yang beralih meja kerana bau pakcik tu, namun kerana ingin menjaga hati orang tua yang aku tak kenal, aku tahan bau itu.

    Lega tengok pakcik tu makan dengan sangat sopan. Aku lontarkan beberapa soalan pada pakcik tu. Pakcik dari mana, tinggal dimana? Pakcik tu jawab. Pakcik merantau cari redha Allah. Aku terkejut. Dalam hati aku dah syak bukan2. Kot2 wali ke ni? Mana keluarga pakcik?
    Pakcik dibuang oleh keluarga pakcik kerana sekeping geran tanah. Kenapa pakcik? Apa masalahnya? Pakcik sedekahkan geran itu untuk seseorang untuk dibangunkan pondok2 mengaji. Keluarga pakcik terus buang pakcik. Allah...

    Pakcik tinggal dimana? Pakcik tu diam tak menjawab. Masa terlalu singkat untuk aku menyambung urusan kerja. Aku panggil pakcik kedai untuk kira. Semuanya berharga RM 11.60. Aku celup dompet aku, dan aku lupa yang aku hanya bawa RM 5.00. Aduh.... Pakcik tu nampak raut wajah muka aku seolah2 melihat masalah dalam dompetku. Pakcik tu mencelah. Nak, ambil duit ni, pakcik bayarkan.

    Nak tau ape? pakcik keluarkan satu sampul surat sebagai dompet dia (macam dompet TGNA), dalam tu duit seratus setebal setengah inci, dan satu kad BSN dan i.c lama (pakcik tu bekas tentera laut).. Satu kedai dia bayarkan. Allah.. Satu kedai hairan apabila pakcik kedai tu announce yang makanan semua sudah dibayarkan oleh pakcik kopiah tadi. Masing2 semua pandang aku dan pakcik kopiah. Dengan tiba2 pakcik kopiah angkat tangan dan berdoa dengan suara yang agak sederhana kuat, aku pun turut angkat sama. Dan paling terharu apabila aku dengar suara "amin....." dengan suara yang ramai. Bila aku berpaling ke belakang, satu kedai mengangkat tangan bersama pakcik kopiah tu.. Ada yang bangun mendekati kami berdoa dekat2.

    Terasa sangat gemuruh dan terharu dengan keperibadian orang yang ku sangka gila ini rupanya seorang guru agama!! Ada yang menangis kerana doa oleh sang guru itu sungguh merdu.. Kecoh seketika.. Selesai berdoa, aku bersalam dengan pakcik tadi dan ucap terima kasih dengan harapan dapat jumpa lagi. Aku terus berjalan ke motor aku. Aku berpaling ke belakang, semakin ramai yang berkerumun pada pakcik tadi. Aku senyum tanda puas bahawa orang sekeliling mula mendekati pakcik. Aku buka semula dompet aku kerana aku simpan kunci motor dalam tu.

    Nak tau apa? Aku terkejut kerana ada 2 keping duit seratus dan satu nota kecil yang bertulis: "Ambil duit ni buat beli susu anak dan buah delima untuk orang rumah anak yang mengidam.." Aku terkaku, dan terus pandang ke arah tempat pakcik tadi. Beliau sudah tiada disitu. Aku terus pakai helmet dan tutup pemuka helmet. Aku menangis kerana terharu dan sangat bersyukur. Bagaimana dia tahu aku dalam kesusahan...
    Ya Allah.. Kau peliharakanlah pakcik itu..

    ......26 May 2011.....

    Sumber
    0

    Catatan Daripada Ayahanda Ahmad Ammar

  • Rahman Hatim
  • Saya masih teringat semasa Almarhum Anakanda Ahmad Ammar meminta izin untuk menyertai misi Kemanusiaan ke Syria selama 3hari selepas beberapa hari beliau pulang ke Istanbul setelah bercuti lebih 2bulan di Malaysia penghujung September yg lalu. tanpa ragu-ragu saya mengizinkan kerana yakin pengalaman ke sana itu penting buat beliau. "pergilah.. make sure yg penting u take good care of yourself.."

    tidaklah saya ketahui sehinggalah dalam pertemuan dgn pelajar-pelajar Malaysia sebelum berangkat pulang setelah selesai menyempurnakan persemadian beliau bahawa rupa-rupanya beliau sangat menginginkan Syahid di Bumi Syria.

    Lebih sebak didada apabila sahabatnya berkongsi bahawa semasa disana Almarhum telah bermimpi berjumpa "Bidadari Di Syurga..." Namun, Syahidnya tertangguh sehinggalah beliau kembali ke Bumi Al-Fateh.

    Berikut adalah catatan Almarhum pada FB beliau :

    "Tidak Beriman seseorang kamu selagi tidak mengasihi saudaranya selagi mana dia tidak mengasihi Dirinya sendiri.." -HR BUKHARI

    Gambar ini ditangkap disebuah hospital yg menjadi tempat aku menginap ketika berada di Syria 29September yg lepas. waktu itu, aku duduk temenung beberapa ketika sehinggakan tak sedar mata sudah bergenang dgn airmata. sungguh aku berasa sebak dan pilu setelah berbual ringkas dgn seorang pakcik yg melayan kami ketika berada disitu. Pakcik itu sentiasa tersenyum ketika berbicara dengan kami tetapi aku dapat merasakan sesuatu dari padangan matanya. lalu tanpa ditanya dia menceritakan yg 2anak perempuannya yg lebih kurang sebaya aku telah Syahid akibat terkena Letupan Bom Tentera Assad tidak lama yg lalu. Innalillahi wainna Ilaihi Rajiu'n.. barulah aku mengerti rupanya pandangan itu merupakan pandangan penuh Rindu seorang ayah buat anaknya. aku dilayannya seperti anak sendiri. Berat mata memandang, berat lagi bahu yg memikul. bermula saat itu aku mulai sedar dan memasang tekad sebagai saudara seIslam aku harus keluar dari zon selesa untuk membantu saudaraku yg menderita di Bumi Syam ni. Sungguh Hatiku Tertinggal diBumi Syam !

    (Catatan ini telah Almarhum Nukilkan di FB pada 14 Oktober lalu, hampir 3minggu sebelum kembali kePangkuan Rahmat Ilahi...)


    Wednesday, November 20, 2013

    0

    Ammar Pemuda Syahid Di Turki

  • Wednesday, November 20, 2013
  • Rahman Hatim


  • Ammar, pemuda berusia 20 tahun yang merupakan penuntut jurusan Sejarah di Universiti Marmara, Turki sebenarnya telah pun kembali ke rahmatullah bertemu dengan Rabbul Jalal pada 2 November lalu di sana kerana kemalangan yang melibatkan sebuah ambulan.

    Keistimewaan anak muda bernama Ammar ini, dapat dilihat selepas dia pergi. Antaranya, allahyarham disemadikan di Perkuburan Eyub Sultan menghadap Laut Golden Horn.

    Tanah perkuburan ini menempatkan lebih 60 jasad para sahabat nabi, auliya’, panglima Uthmaniyyah dan orang-orang kenamaan di sana.

    Datuk Bandar telah memberi pengecualian kepada Ammar hingga allahyarham menjadi orang Malaysia pertama disemadikan di sini.

    Malah begitu ramai orang termasuk masyarakat setempat selain rakan satu universiti yang hadir ketika allahyarham disolatkan di Masjid Ayub Sultan, Istanbul seterusnya mengiringi jenazah Ammar ke kubur.

    Subhanallah...berebut orang ramai untuk menjadi sebahagian orang yang mengunsung keranda allahyarham.....

    Sedangkan Ammar, hanyalah salah seorang penuntut dari Malaysia yang berada di sana.

    Bagaimanapun satu yang pasti, Ammar sememangnya pernah meluahkan hasrat keinginan mati syahid.

    Al-fatihah.

    Saksikan Video Mengenai Pemuda syahid ini





    Saturday, November 16, 2013

    0

    Ikan Yang Diceritakan Dalam Surah Al-Kahfi

  • Saturday, November 16, 2013
  • Rahman Hatim
  • Maka apabila mereka berdua sampai ke tempat pertemuan dua laut itu, lupalah mereka akan hal ikan mereka, lalu ikan itu menggelongsor menempuh jalannya di laut, yang merupakan lorong di bawah tanah. (61)

    (Lihat ikan itu telah mengering, dan kena semula air, dan hidup, dan lihat ikan itu menggelungsur bawah tanah, dan menggelungsur meninggalkan bekas jalannya)


    Setelah mereka melampaui (tempat itu), berkatalah Nabi Musa kepada temannya: Bawalah makan tengah hari kita sebenarnya kita telah mengalami penat lelah dalam perjalanan kita ini. (62)

    Temannya berkata: Tahukah apa yang telah terjadi ketika kita berehat di batu besar itu? Sebenarnya aku lupakan hal ikan itu dan tiadalah yang menyebabkan aku lupa daripada menyebutkan halnya kepadamu melainkan Syaitan dan ikan itu telah menggelongsor menempuh jalannya di laut, dengan cara yang menakjubkan. (63)

    Nabi Musa berkata: Itulah yang kita kehendaki; merekapun balik semula ke situ, dengan menurut jejak mereka. (64)


    Friday, November 8, 2013

    0

    Jenazah Badiuzzaman Said Nursi Tidak Reput

  • Friday, November 8, 2013
  • Rahman Hatim
  • Sejarah Badiuzzaman Said Nursi di Turki, kami diberitahu semasa kuburnya dibongkar pihak tentera mayatnya masih utuh malah kain kafannya juga tidak reput.

    Pernah juga berlaku banjir di kawasan bukit Uhud di Madinah, hingga jenazah mereka yang shahid dalam Perang Uhud terdampar dipermukaan tanah yang mana mayat mereka juga tidak reput malah dikatakan darah dari luka pada tubuh mereka masih mengalir.

    Dan baru-baru ini di Negara kita Malaysia, semasa kerja penggalian tanah perkuburan Islam di Kampung Batu Badak di Segamat mereka menemui ada jenazah yang masih utuh dan kain kafannya tidak reput.

    Jenazah yang tidak reput itu bernama Maheran Jaafar, 74, yang meninggal dunia akibat sakit tua pada 2006.

    “Ketika proses menggali dan mengeluarkan mayat arwah ibu mentua dijalankan, secara tiba-tiba seluruh kawasan tanah perkuburan ini berbau harum. Saya sendiri lihat kain kapan ibu mentua masih dalam keadaan sempurna dan tidak reput. Ia hanya dikotori tanah saja,” kata Abdullah Abdul Karim, 74, menantu kepada Maheran Jaafar.

    Menceritakan amalan arwah Maheran sepanjang hayatnya, Abdullah berkata, ibu mentuanya sentiasa mengamalkan bacaan zikir selepas bangun daripada tidur.

    “Dia tidak pernah mengambil sarapan sebelum berzikir. Arwah juga sangat patuh kepada suami selain tidak pernah putus ke masjid.

    “Sepanjang hayatnya, arwah ibu mentua tidak pernah meninggalkan suruhan agama malah turut mengajar mengaji kepada anak jiran,” kata Abdullah.

    Selain itu, menurut Abdullah, arwah ibu mentuanya juga seorang yang pemurah dan sering bersedekah.

    “Arwah seorang yang agak pendiam namun tidak pernah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai ibu serta isteri.

    Sumber

    Tuesday, October 29, 2013

    0

    Kisah Rasulullah SAW dan Buah Limau

  • Tuesday, October 29, 2013
  • Rahman Hatim
  • Suatu hari Rasulullah SAW didatangi oleh seorang wanita kafir. Ketika itu baginda bersama beberapa orang sahabat. Wanita itu membawa beberapa biji buah limau sebagai hadiah untuk baginda. Cantik sungguh buahnya. Siapa yang melihat pasti terliur. Baginda menerimanya dengan senyuman gembira. Hadiah itu dimakan oleh Rasulullah SAW seulas demi seulas dengan tersenyum.

    Biasanya Rasulullah SAW akan makan bersama para sahabat, namun kali ini tidak. Tidak seulas pun limau itu diberikan kepada mereka. Rasulullah SAW terus makan. Setiap kali dengan senyuman, hinggalah habis semua limau itu. Kemudian wanita itu meminta diri untuk pulang, diiringi ucapan terima kasih dari baginda. Sahabat-sahabat agak hairan dengan sikap Rasulullah SAW itu.

    Lalu mereka bertanya. Dengan tersenyum Rasulullah SAW menjelaskan "Tahukah kamu, sebenarnya buah limau itu terlalu masam semasa saya merasainya kali pertama. Kiranya kalian turut makan bersama, saya bimbang ada di antara kalian yang akan mengenyetkan mata atau memarahi wanita tersebut. Saya bimbang hatinya akan tersinggung. Sebab tu saya habiskan semuanya."

    Begitulah akhlak Rasulullah SAW. Baginda tidak akan memperkecil-kecilkan pemberian seseorang biarpun benda yang tidak baik, dan dari orang bukan Islam pula. Wanita kafir itu pulang dengan hati yang kecewa. Mengapa? Sebenarnya dia bertujuan ingin mempermain-mainkan Rasulullah SAW dan para sahabat baginda dengan hadiah limau masam itu. Malangnya tidak berjaya. Rancangannya di'tewas'kan oleh akhlak mulia Rasulullah SAW.

    Kita hendaklah menghargai pemberian orang lain walaupun pemberian tersebut bukan kesukaan kita. Ucaplah terima kasih dan terimalah dengan hati yang ikhlas dan terbuka kerana setiap pemberian adalah rezeki daripada Allah.

    Dari Abu Hurairah , ia berkata:

    “Rasulullah tidak pernah mencerca makanan sama sekali. Bila beliau menginginkan sesuatu, beliau memakannya dan bila tidak suka beliau meninggalkannya”. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

    Wallahualam…


    Sunday, October 27, 2013

    0

    KISAH ISTANA IBLIS DI LAUTAN

  • Sunday, October 27, 2013
  • Rahman Hatim

  • Assalamu'alaikum wr. wb.

    Kesombongan Iblis ternyata tidak membuat dirinya dilaknat oleh Allah SWT, namun ia juga diusir dari Syurga. Dan setelah diusir, akhirnya Iblis pun mulai membangunkan istananya di lautan. Iblis memilih lautan kerana luasnya mencapai tiga perempat dari luas bumi.


    Kisahnya
    Dalam sebuah Kitab, Karya Agung Syeikh Imam Al-Ghazali disebutkan bahwasanya iblis itu dulunya memiliki nama Al-Abid yang artinya ahli ibadah. Pemberian nama Al-Abid ini hanya pada langit pertama, dengan sebutan lain iaitu langit kedua dan seterusnya. Begitu terkenalnya Iblis dengan pemberian, sebutan nama-nama tiap langit kerana iblis ketika itu memang hamba Allah SWT yang taat.

    Pada langit kedua, iblis disebut dengan Az-Zahid dan di langit ketiga diberi nama Al-Arif.
    Di langit keempat namanya adalah Al Wali, Pada langit ke lima namanya adalah At-Taqi. Sedangkan nama di langit keenam dan ketujuh adalah Al-Kazin dan Azazil.

    Awalnya, iblis termasuk dari salah satu malaikat penghuni syurga yang doanya yang selalu dimakbulkan. Kerana doanya yang ampuh tersebut, malaikat-malaikat lain meminta kepada iblis untuk didoakan agar para malaikat tidak tertimpa laknat Allah SWT.

    Peristiwa itu terjadi manakala Malaikat Israfil yang sedang berkeliling mengintai surga mendapati sebuah tulisan.
    Tulisan tersebut berbunyi,
    "Seorang hamba Allah SWT yang telah lama mengabdi akan mendapat laknat Allah SWT dengan sebab menolak perintah Allah."

    Tulisan itu berada di salah satu pintu surga, dan tak lain tak bukan,tulisan itu telah membuatkan Malaikat Israfil menangis tersedu-sedu. Ia amat takut sekali, hamba Allah SWT yang dimaksud adalah dirinya.
    Tak hanya Malaikat Israfil, para malaikat lain juga turut menangis, dimana malaikat-malaikat lain itu juga memiliki kekuatan sama seperti Malaikat Israfil.

    Akhirnya mereka sepakata, untuk mendatangi Iblis (Azazil) dan meminta didoakan agar tidak tertimpa laknat dari Allah SWT.
    Pada waktu itu, ketika mendengar penjelasan Israfil, Azazil berkata,
    "Ya Allah...! Hamba-Mu yang manakah yang berani menentang perintahMu itu, sungguh aku ikut mengutuknya."

    Azazil lalu memanjatkan doa,
    "Ya Allah, janganlah Engkau murka atas mereka."

    Azazil Mengingkari Perintah Allah SWT
    Selama kurun waktu 120 ribu tahun, Azazil (Iblis), menyandang gelar kehormatan dan kemuliaan, dan hingga tibalah Nabi Adam as diciptakan. Allah SWT menyuruh semua malaikat sujud kepada Adam yang diciptakan sebagai khalifah di bumi.

    Semua malaikat segera patuh dan melaksanakan perintah Allah SWT tersebut. Namun Azazil (Iblis) malah membangkang. Ianya menolak melaksanakan perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Adam kerana kesombongannya. Sejak ketika itulah Iblis dijadikan simbol dari kesombongan, tentang takabur, tentang selalu berbangga diri. Sifat-sifat inilah yang kemudian ditularkan oleh Iblis agar tersesat dari jalan Allah SWT.

    Iblis berkata,
    "Ya Allah, aku (memang) lebih baik dibandingkan Adam. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan Adam Engkau ciptakan dari tanah."

    Kerana penolakan itu, Allah SWT berfirman agar iblis keluar dari Syurga-Nya.

    Iblis Mendirikan Istana Di Lautan
    Yang ini, sejak Iblis dibuang dari Syurga, Iblis membangunkan sebuah singgasana dan istana di lautan. Hal itu dimaksudkan untuk menandingi 'Arsy Allah SWT yang berada di atas air di langit ke tujuh.

    Dalam sebuah riwayat Imam Ahmad ra, Rasulullah SAW bersabda,
    "Apa yang kamu lihat?"
    "Saya melihat singgasana di atas lautan yang dikelilingi oleh beberapa ular," jawab Ibnu Sayyad.
    "Dia telah melihat singgasana iblis," sabda Rasulullah SAW.
    (H.R. Ahmad).

    Sedangkan menurut Ibnu Kathir dalam bukunya yang berjudul "Al-Bidayah Wanniyah" menjelaskan bahawasanya Iblis mempunyai banyak tentera dan memilih lautan sebagai istana. Seperti diketahui bahawa luas lautan mencapai tiga perempat dari bumi. Oleh kerana itulah ia menempatkan kerajaannya di lautan agar ia lebih selesa memerintah bala tenteranya yang jumlahnya sangat banyak sehingga memerlukan pusat kerajaan yang luas. Sedangkan lautan adalah daerah yang sangat luas.


    Demikian Kisah Istana Iblis di Lautan, dan tetap nantikan kisah-kisah yang lainnya hanya di blog ini.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.


    Friday, October 11, 2013

    0

    TIPS IBU BAPA GENIUS

  • Friday, October 11, 2013
  • Rahman Hatim

  • 1. Jangan pukul anak dari lutut ke atas.

    2. Jangan gunakan tangan/anggota tubuh kita utk memukul anak dengan tangan dan jangan sesekali menampar anak pakai tangan kita. nanti anak jadi bertambah degil dan nakal dan tak boleh control.

    3. Rotan/pukul anak di telapak kakinya . Secara saintifiknya ada kaitan dengan refleksologi dan merangsang ke bahagian otak.

    Sabda Rasulullah SAW

    “Berguraulah dengan anak kamu kala usianya satu hingga tujuh tahun. Berseronok dengan mereka, bergurau hingga naik atas belakang pun tak apa. Jika suka geletek, kejar atau usik anak asalkan hubungan rapat. Lepas tujuh hingga 14 tahun kita didik dan ajar, kalau salah pukullah dia (sebagai pengajaran)”

    4. Mulakanlah hidup anak anda dengan nama panggilan yang baik. Nama panggilan yang kurang baik akan menyebabkan anak anda malu dan merasa rendah diri. (Dalam Islam sendiri nama panggilan yang baik adalah digalakkan).

    5. Berikan anak anda pelukan setiap hari (Kajian menunjukkan anak yang dipeluk setiap hari akan mempunyai kekuatan IQ yg lebih kuat daripada anak yang jarang dipeluk).

    6. Pandanglah anak anda dengan pandangan kasih sayang (Pandangan ini akan membuatkan anak anda lebih yakin diri apabila berhadapan dengan persekitaran).

    7. Berikan peneguhan setiap kali anak anda berbuat kebaikan (Berilah pujian, pelukkan, ciuman, hadiah ataupun sekurang-kurangnya senyuman untuk setiap kebaikan yang dilakukannya).

    8. Janganlah mengharapkan anak anda yang belum matang itu melakukan sesuatu perbuatan baik secara berterusan, mereka hanya kanak-kanak yang sedang berkembang. Perkembangan mereka buatkan mereka ingin mengalami setiap perkaratermasuklah berbuat silap.

    9. Apabila anda berhadapan dengan masalah kerja dan keluarga,pilihlah keluarga (Seorang penulis menyatakan anak-anak terus membesar. Masa itu terus berlalu dan tak akan kembali).

    10. Di dalam membesarkan dan mendidik anak-anak, janganlah tuan/puan mengeluh. Keluhan akan membuatkan anak-anak merasakan diri mereka beban.

    11. Dengarlah cerita anak anda, cerita itu tak akan dapat anda dengari lagi pada masa akan datang. Tunggu giliran anda untuk bercakap (Ini akan mengajar anak anda tentang giliran untuk bercakap)

    12. Tenangkan anak anda setiap kali mereka memerlukannya.

    13. Tunjukkan kepada anak anda bagaimana cara untuk menenangkan diri. Mereka akan menirunya.

    14. Buatkan sedikit persediaan untuk anak-anak menyambut harijadinya. Sediakanlah hadiah harijadi yang unik walaupun harganya murah. Keunikan akan membuatkan anak anda belajar menghargai. (Anak2 yg dtg daripada persekitaran yang menghargai akan belajar menghargai orang lain).

    15. Kemungkinan anak kita menerima pengajaran bukan pada kali pertama belajar. Mereka mungkin memerlukan kita mengajar mereka lebih daripada sekali.

    16. Luangkanlah masa bersama anak anda diluar rumah, peganglah tangan anak-anak apabila anda berjalan dengan mereka. Mereka tentu akan merasa kepentingan kehadiran mereka dalam kehidupan anda suami isteri.

    17. Dengarlah mimpi ngeri anak-anak anda. Mimpi ngeri mereka adalah begitu real dalam dunia mereka.

    18. Hargailah permainan kesayangan anak anda. Mereka juga dalam masa yang sama akan menghargai barang-barang kesayangan anda. Elakkan daripada membuang barang kesayangan mereka walaupun sudah rosak. Mintalah kebenaran mereka sebelum berbuat demikian.

    19. Janganlah membiarkan anak-anak anda tidur tanpa ciuman selamat malam,

    20. Terimalah yang kadangkala anda bukanlah ibubapa yang sempurna. Ini akan mengurangkan stress menjadi ibu bapa.

    21. Jangan selalu membawa bebanan kerja pejabat ke rumah. Anak-anak akan belajar bahawa kerja pejabat selalunya lebih penting daripada keluarga.

    22. Anak menangis untuk melegakan keresahan mereka tetapi kadangkala cuma untuk sound effect sahaja. Bagaimanapun dengarilah mereka, dua puluh tahun dari sekarang anda pula yang akan menangis apabila rumah mula terasa sunyi. Anak-anak anda mula sibuk mendengar tangisan anak mereka sendiri.


    Tuesday, October 8, 2013

    1

    KISAH MALAIKAT SERIBU TANGAN

  • Tuesday, October 8, 2013
  • Rahman Hatim
  • Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda,

    Ketika aku diperjalankan pada malam hari untuk mikraj ke langit, aku melihat ada malaikat yang memiliki seribu tangan dan di setiap tangannya terdapat seribu jari jemari.

    Ketika ia sedang menghitung setiap tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi, aku bertanya kepadanya,
    "Apakah kamu mengetahui jumlah tetesan hujan yang diturunkan dari langit ke bumi sejak Allah SWT menciptakan dunia?"

    "Ya Rasulullah, demi Allah SWT yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran kepada makhluk-Nya, aku tidak hanya mengetahui setiap tetesan hujan yang turun dari langit ke bumi, tetapi aku juga mengetahui secara rinci berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di lautan, di daratan, di bangunan, di perkebunan, di daratan yang bergaram, dan di pekuburan.

    Rasulullah SAW bersabda kembali,
    "Aku sangat kagum akan kemampuan hafalan dan ingatanmu dalam perhitungan."
    Malaikat berkata kembali, "Ya Rasulullah, ketahuilah bahawa ada yang tak sanggup aku hafal dan mengingatnya melalui perhitungan tangan dan jari jemariku ini."

    Rasulullah SAW bertanya, "Perhitungan apakah itu?"
    Malaikat menjawab, "Aku tidak sanggup menghitung jumlah pahala selawat yang disampaikan oleh sekelompok umatmu ketika namamu disebut di suatu majlis."

    Subhanallah...

    **Kisah dialog singkat ini memberitahukan kepada kita semua bahawa begitu besarnya pahala membaca selawat nabi, sehingga malaikat saja yang mempunyai seribu tangan dan setiap tangan memiliki seribu jari tak sanggup menghitungnya.



    Monday, September 30, 2013

    0

    TANDA-TANDA ORANG YANG AKAN MATI

  • Monday, September 30, 2013
  • Rahman Hatim

  • Allah SWT telah memberikan tanda-tanda kalau orang tersebut akan meninggal dunia mulai dari sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 5 hari, 3 hari, 2 hari dan 1 hari menjelang kematian.

    Berikut tanda-tanda orang yang akan meninggal:
    Tanda 100 hari menjelang ajal :
    Selepas waktu Asar (Di waktu Asar kerana pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari hujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat kuat, lain dari biasanya, Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyedari, tidak ada pengaruh apa-apa.

    Tanda 60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.

    Tanda 40 hari menjelang kematian :
    Selepas Asar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur. Malaikat maut akan mengambil daun kita dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

    Tanda 7 hari menjlang ajal :
    Akan diuji dengan sakit, Orang sakit biasanya tidak selera makan. Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

    Tanda 5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.

    Tanda 3 hari menjelang ajal :
    Terasa denyutan ditengah dahi. Jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

    Tanda 2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.

    Tanda 1 hari sebelum kematian :
    Di waktu Asar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempat menemui Asar besok harinya. Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bahagian pusar, kemudian ke pinggang bahagian pusat hingga ke tulang solbi (di bahagian belakang badan).


    Berikut saat-saat Malaikat Mencabut Nyawa manusia:

    Baginda Rasullullah S.A.W bersabda :
    "Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan kemudian mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya sehingga sampai ke lutut. Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar. Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan saat nazak orang itu."

    Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:
    "Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibril A.S. akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang berada disekelilinginya. Ini adalah kerana sangat rindunya pada syurga dan melihat terus pandangannya kepada sayap Jibril A.S."

    Kalau orang yang nazak itu orang munafik, maka Jibril A.S. akan menebarkan sayap disebelah kiri. Maka orang yang nazak tu dapat melihat kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak lagi melihat orang di sekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu takutnya apabila melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya.


    Saturday, September 21, 2013

    0

    MALAIKAT IZRAIL MENCABUT NYAWANYA SENDIRI

  • Saturday, September 21, 2013
  • Rahman Hatim

  • Adalah Malaikat Izrail yang telah diberi tugas oleh Allah SWT sebagai malaikat pencabut nyawa. Kelak pada saat Malaikat Israfil yang bertugas meniup terompet sangkakala, maka nanti kiamat akan terjadi. Saat itu semua yang hidup akan mati.

    Hari itu kiamat telah tiba, dan sang sangkakala pun ditiuplah sebanyak tiga kali.
    Tiupan pertama untuk menakuti siapa saja yang hidup.
    Tiupan kedua untuk mematikan segala makhluk yang ada di bumi.
    Tiupan ketiga untuk membangkitkan segala yang mati.

    Nah, pada saat sangkakala ditiup oleh malikat Israfil, maka matilah semua makhluk, kecuali:
    1. Malaikat Jibril.
    2. Malaikat Izrail.
    3. Malaikat Israfil.
    4. Hamalatul Arsy.

    Kemudian Allah SWT memerintahkan kepada Malaikat Izrail untuk mencabut roh-roh semua malaikat-malaikat di atas. Dan malaikat Izrail melaksanakan perintah Allah SWT tersebut.

    Malaikat IZRAIL Menjerit dengan Keras.
    Setelah ketiga malaikat tadi sudah dicabut, giliran Malaikat Izrail, hanya ada Allah SWT dan malaikat Izrail saja setelah itu.

    Allah SWT berfirman,
    "Hai Malakulmaut (malaikat izrail), tidakkah kamu mendengar FirmanKu, Kullu Nafsin Dza'iqatul maut, tidakkah engkau tahu setiap yang bernyawa itu akan merasakan mati."

    Allah SWT berfirman lagi,
    "Aku jadikan engkau untuk tugas itu dan engkau juga harus mati."

    Dalam riwayat lain diceritakan bahwa ketika Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail untuk mencabut nyawanya sendiri. Maka pergilah Malaikat Izrail ke sebuah tempat antara surga dan neraka. DI tempat itulah Malaikat Izrail mencabut rohnya sendiri.

    Saat rohnya dicabut, maka menjeritlah Malaikat Izrail dengan sangat keras, bahkan dengan jeritannya itu bila masih ada makhluk yang hidup, maka dia akan binasa, karena jeritannya super dahsyat.

    Malaikat Izrail berkata,
    "Kalaulah aku tahu bagaimana sakitnya saat roh dicabut, maka aku sudah tentu akan mencabut roh orang-orang mukmin dengan cara yang paling lembut sekali."

    Setelah Malaikat Izrail mati, maka tinggal Allah SWT sajalah yang Maha Berdiri, Maha Esa, Maha Berkuasa, Maha dan Maha lainnya.

    Manusia Dibangkitakan.
    Nah, setelah hanya Allah SWT saja yang Mahakuasa, maka Allah SWT kemudian menghidupkan Malaikat Israfil dan Hamalatul Arsy. Allah SWT memerintahkan Malaikat Israfil untuk meletakkan terompet sangkakala di mulutnya, menunggu perintah Yang Maha Kuasa selanjutnya (belum ditiup).
    Kemudian malaikat ketiga yang dihidupkan Allah SWT adalah Malaikat Jibril, dan yang keempat Malaikat Mikail. Dan setelah Malaikat Jibril dan Mikail dihidupkan

    Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril dan Malaikat Mikail untuk pergi ke makam Rasulullah SAW dengan membawa perhiasan-perhiasan dari surga dengan mengendarai BUROQ (Sejenis hewan tunggangan Rasulullah SAW pada saat Isra' Mi'raj).
    Kemudian Allah SWT menghidupkan Nabi Muhammad SAW, barulah kemudian semua manusia dihidupkan.

    Semua manusia keluar dari dalam perut bumi dalam keadaan telanjang bulat, berjalan menuju Tuhan mereka. Kemudian mereka (manusia) berhenti di suatu tempat selama 70 tahun dan Allah SWT membiarkan mereka. Hanya isak tangis, banjir air mata hingga sampai mulut manusia itu sendiri.
    (Riwayat Abu Hurairah ra).


    Friday, September 13, 2013

    0

    Pramugari Koma Di Tanah Suci

  • Friday, September 13, 2013
  • Rahman Hatim
  • Untuk renungan bersama ......

    Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah haji dan umrah, saya telah melalui pelbagai pengalaman menarik dan pelik.

    Bagaimanapun, dalam banyak-banyak peristiwa itu, ada satu kejadian yang pasti tidak akan saya lupakan sampai bila-bila.

    Ianya berlaku kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an. Kejadian itu berlaku semasa saya menguruskan satu rombongan haji.

    Ketibaan wanita tersebut dan rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bas. Semuanya nampak riang sebab itulah kali pertama mereka mengerjakan haji.

    Sebaik sampai, saya membawa mereka menaiki bas dan dari situ, kami menuju ke Madinah.

    Alhamdulillah, segalanya berjalan lancar hinggalah kami sampai di Madinah. Tiba di Madinah, semua orang turun dari bas berkenaan. Turunlah mereka seorang demi seorang sehingga tiba kepada giliran wanita terbabit.

    Tapi tanpa apa-apa sebab, sebaik sahaja kakinya mencecahkan bumi Madinah, tiba-tiba wanita itu tumbang tidak sedarkan diri.

    Sebagai orang yang dipertanggungjawabkan mengurus jemaah itu, saya pun bergegas menuju ke arah wanita berkenaan. "Jemaah ni sakit” kata saya pada jemaah-jemaah yang lain.

    Suasana yang tadinya tenang serta merta bertukar menjadi cemas.
    Semua jemaah nampak panik dengan apa yang sedang berlaku.

    "Badan dia panas dan menggigil. Jemaah ni tak sedarkan diri, cepat tolong saya...kita bawa dia ke hospital," kata saya.

    Tanpa membuang masa, kami mengangkat wanita tersebut dan membawanya ke hospital Madinah yang terletak tidak jauh dari situ.

    Sementara itu, jemaah yang lain dihantar ke tempat penginapan masing-masing.

    Sampai di hospital Madinah, wanita itu masih belum sedarkan diri. Berbagai-bagai usaha dilakukan oleh doktor untuk memulihkannya, namun semuanya gagal.

    Sehinggalah ke petang, wanita itu masih lagi koma.

    Sementara itu, tugas mengendalikan jemaah perlu saya teruskan. Saya terpaksa meninggalkan wanita tersebut terlantar di hospital berkenaan.

    Namun dalam kesibukan menguruskan jemaah, saya menghubungi hospital Madinah untuk mengetahui perkembangan wanita tersebut.

    Bagaimanapun, saya diberitahu dia masih tidak sedarkan diri.

    Selepas dua hari, wanita itu masih juga tidak sedarkan diri. Saya makin cemas, maklumlah, itu adalah pengalaman pertama saya berhadapan dengan situasi seperti itu.

    Memandangkan usaha untuk memulihkannya semuanya gagal, maka wanita itu dihantar ke Hospital Abdul Aziz Jeddah untuk mendapatkan rawatan lanjut sebab pada masa itu hospital di Jeddah lebih lengkap kemudahannya berbanding hospital Madinah.

    Namun usaha untuk memulihkannya masih tidak berhasil.

    Jadual haji mesti diteruskan. Kami bertolak pula ke Mekah untuk mengerjakan ibadat haji. Selesai haji, sekali lagi saya pergi ke Jeddah.

    Malangnya, bila sampai di Hospital King Abdul Aziz, saya diberitahu oleh doktor bahawa wanita tersebut masih koma.

    Bagaimanapun, kata doktor, keadaannya stabil. Melihat keadaannya itu, saya ambil keputusan untuk menunggunya di hospital.

    Selepas dua hari menunggu, akhirnya wanita itu membuka matanya. Dari sudut matanya yang terbuka sedikit itu, dia memandang ke arah saya.

    Tapi sebaik saja terpandang wajah saya, wanita tersebut terus memeluk saya dengan erat sambil menangis teresak- esak.

    Sudah tentu saya terkejut sebab saya ni bukan mahramnya. Tambahan pula kenapa saja dia tiba-tiba menangis??

    Saya bertanya kepada wanita tersebut, "Kenapa Puan menangis?"

    “Ustaz….saya taubat dah Ustaz. Saya menyesal, saya takkan buat lagi benda-benda yang tak baik. Saya bertaubat, betul-betul taubat."

    "Kenapa pulak ni puan tiba-tiba saja nak bertaubat?" tanya saya masih terpinga-pinga.

    Wanita itu terus menangis teresak-esak tanpa menjawab pertanyaan saya itu.

    Seketika kemudian dia bersuara, menceritakan kepada saya mengapa dia berkelakuan demikian, cerita yang bagi saya perlu diambil iktibar oleh kita semua.

    Katanya, "Ustaz, saya ni sudah berumah tangga, kahwin dengan lelaki orang putih. Tapi saya silap. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja.

    Ibadat satu apa pun saya tak buat. Saya tak sembahyang, tak puasa, semua amalan ibadat saya dan suami saya tak buat.

    Rumah saya penuh dengan botol arak. Suami saya tu saya sepak terajang, saya pukul-pukul saja," katanya tersedu-sedan.

    "Habis yang puan pergi haji ini?"

    "Yalah...saya tengok orang lain pergi haji, saya pun teringin juga nak pergi."

    "Jadi apa sebab yang puan menangis sampai macam ni sekali. Ada sesuatu ke yang puan alami semasa sakit?" tanya saya lagi.

    Dengan suara tersekat-sekat, wanita itu menceritakan,

    "Ustaz...Allah itu Maha Besar, Maha Agung, Maha Kaya. Semasa koma tu, saya telah diazab dengan seksaan yang benar-benar pedih atas segala kesilapan yang telah saya buat selama ini.

    "Betul ke puan?" tanya saya, terkejut.

    "Betul Ustaz. Semasa koma itu saya telah ditunjukkan oleh Allah tentang balasan yang Allah beri kepada saya. Balasan azab Ustaz, bukan balasan syurga.

    Saya rasa seperti diazab di neraka. Saya ni seumur hidup tak pernah pakai tudung. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api.

    Sakitnya tak boleh nak saya ceritakan macam mana pedihnya. Menjerit-jerit saya minta ampun minta maaf kepada Allah."

    "Bukan itu saja, buah dada saya pula diikat dan disepit dengan penyepit yang dibuat daripada bara api, kemudian ditarik ke sana-sini...putus, jatuh ke dalam api neraka.

    Buah dada saya rentung terbakar, panasnya bukan main. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya masukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil buah dada tu balik."

    Tanpa mempedulikan pesakit lain dan jururawat memerhatikannya wanita itu terus bercerita.

    Menurutnya lagi, setiap hari dia diseksa, tanpa henti, 24 jam sehari.

    Dia tidak diberi peluang langsung untuk berehat atau dilepaskan daripada hukuman sepanjang masa koma itu dilaluinya dengan azab yang amat pedih.

    Dengan suara tersekat-sekat, dengan air mata yang makin banyak bercucuran, wanita itu meneruskan ceritanya,

    "Hari-hari saya diseksa. Bila rambut saya ditarik dengan bara api, sakitnya terasa seperti nak tercabut kulit kepala. Panasnya pula menyebabkan otak saya terasa seperti menggelegak.

    Azab itu cukup pedih...pedih yang amat sangat...tak boleh nak diceritakan."

    Sambil bercerita, wanita itu terus meraung, menangis teresak-esak. Nyata dia betul-betul menyesal dengan kesilapannya dahulu.

    Saya pula terpegun, kaget dan menggigil mendengar ceritanya.

    Begitu sekali balasan Allah kepada umatnya yang ingkar.

    "Ustaz...saya ni nama saja Islam, tapi saya minum arak, saya main judi dan segala macam dosa besar.

    Kerana saya suka makan dan minum apa yang diharamkan Allah, semasa tidak sedarkan diri itu saya telah diberi makan buah-buahan yang berduri tajam.

    Tak ada isi pada buah itu melainkan duri-duri saja, tapi saya perlu makan buah-buah itu sebab saya betul-betul lapar.

    "Bila ditelan saja buah-buah itu, duri-durinya menikam kerongkong saya dan bila sampai ke perut, ia menikam pula perut saya.

    Sedangkan jari yang tercucuk jarum pun terasa sakitnya, inikan pula duri-duri besar menyucuk kerongkong dan perut kita.

    Habis saja buah-buah itu saya makan, saya diberi pula makan bara-bara api.

    Bila saya masukkan saja bara api itu ke dalam mulut, seluruh badan saya rasa seperti terbakar hangus.

    Panasnya cuma Allah saja yang tahu. Api yang ada di dunia ini tidak akan sama dengan kepanasannya.

    Selepas habis bara api, saya minta minuman, tapi...saya dihidangkan pula dengan minuman yang dibuat dari nanah.

    Baunya cukup busuk. Tapi saya terpaksa minum sebab saya sangat dahaga. Semua terpaksa saya lalui...azabnya tak pernah rasa, tak pernah saya alami sepanjang saya hidup di dunia ini."

    Saya terus mendengar cerita wanita itu dengan tekun. Terasa sungguh kebesaran Allah.

    "Masa diazab itu, saya merayu mohon kepada Allah supaya berilah saya nyawa sekali lagi, berilah saya peluang untuk hidup sekali lagi.

    Tak berhenti-henti saya memohon. Saya kata saya akan buktikan bahawa saya tak akan ulangi lagi kesilapan dahulu.

    Saya berjanji tak akan ingkar perintah Allah dan akan jadi umat yg soleh.

    Saya berjanji kalau saya dihidupkan semula, saya akan tampung segala kekurangan dan kesilapan saya dahulu, saya akan mengaji, akan sembahyang, akan puasa yang selama ini saya tinggalkan."

    Saya termenung mendengar cerita wanita itu. Benarlah, Allah itu Maha Agung dan Maha Berkuasa.

    Kita manusia ini tak akan terlepas daripada balasannya. Kalau baik amalan kita maka baiklah balasan yang akan kita terima, kalau buruk amalan kita, maka azablah kita di akhirat kelak.

    Alhamdulillah, wanita itu telah menyaksikan sendiri kebenaran Allah.

    "Ini bukan mimpi ustaz. Kalau mimpi azabnya takkan sampai pedih macam tu sekali.

    Saya bertaubat Ustaz, saya tak akan ulangi lagi kesilapan saya dahulu. Saya bertaubat... saya taubat Nasuha," katanya sambil menangis-nangis.

    Sejak itu wanita berkenaan benar-benar berubah. Bila saya membawanya ke Mekah, dia menjadi jemaah yang paling warak.

    Amal ibadahnya tak henti-henti. Contohnya, kalau wanita itu pergi ke masjid pada waktu maghrib, dia cuma akan balik ke biliknya semula selepas sembahyang subuh.

    "Puan...yang puan sembahyang teruk-teruk ni kenapa. Puan kena jaga juga kesihatan diri puan. Lepas sembahyang Isyak tu puan baliklah, makan nasi ke, berehat ke..." tegur saya.

    "Tak apalah Ustaz. saya ada bawa buah kurma. Bolehlah saya makan semasa saya lapar."

    Menurut wanita itu, sepanjang berada di dalam Masjidil Haram, dia mengqadakan semula sembahyang yang ditinggalkannya dahulu.

    Selain itu dia berdoa, mohon kepada Allah supaya mengampunkan dosanya. Saya kasihan melihatkan keadaan wanita itu, takut kerana ibadah dan tekanan perasaan yang keterlaluan dia akan jatuh sakit pula.

    Jadi saya menasihatkan supaya tidak beribadat keterlaluan hingga mengabaikan kesihatannya.

    "Tak boleh Ustaz. Saya takut...saya dah merasai pedihnya azab tuhan. Ustaz tak rasa, Ustaz tak tau. Kalau Ustaz dah merasai azab itu, Ustaz juga akan jadi macam saya. Saya betul- betul bertaubat."

    Wanita itu juga berpesan kepada saya, katanya, "Ustaz, kalau ada perempuan Islam yang tak pakai tudung, Ustaz ingatkanlah pada mereka, pakailah tudung.

    Cukuplah saya seorang saja yang merasai seksaan itu, saya tak mau wanita lain pula jadi macam saya.

    Semasa diazab, saya tengok undang-undang yang Allah beri ialah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkan kepada orang lelaki yang bukan mahramnya, maka dia diberikan satu dosa.

    Kalau 10 orang lelaki bukan mahram tengok sehelai rambut saya ini, bermakna saya mendapat 10 dosa."

    "Tapi Ustaz, rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seorang tengok rambut saya, ini bermakna beribu-ribu dosa yang saya dapat.

    Kalau 10 orang tengok, macam mana? Kalau 100 orang tengok? Itu sehari, kalau hari-hari kita tak pakai tudung macam saya ni??? Allah..."

    "Saya berazam, balik saja dari haji ini, saya akan minta tolong dari ustaz supaya ajar suami saya sembahyang, puasa, mengaji, buat ibadat.

    Saya nak ajak suami pergi haji. Seperti mana saya, suami saya tu Islam pada nama saja. Tapi itu semua kesilapan saya.

    Saya sudah bawa dia masuk Islam, tapi saya tak bimbing dia. Bukan itu saja, saya pula yang jadi seperti orang bukan Islam."

    Sejak balik dari haji itu, saya tak dengar lagi apa-apa cerita tentang wanita tersebut.

    Bagaimanapun, saya percaya dia sudah menjadi wanita yang benar-benar solehah. Adakah dia berbohong kepada saya tentang ceritanya diazab semasa koma?

    Tidak. Saya percaya dia bercakap benar. Jika dia berbohong, kenapa dia berubah dan bertaubat Nasuha?

    Satu lagi, cubalah bandingkan azab yang diterimanya itu dengan azab yang digambarkan oleh Allah dan Nabi dalam Al-Quran dan hadith. Adakah ia bercanggah?

    Benar, apa yang berlaku itu memang kita tidak dapat membuktikannya secara saintifik, tapi bukankah soal dosa dan pahala, syurga dan neraka itu perkara ghaib?

    Janganlah bila kita sudah meninggal dunia, bila kita sudah diazab barulah kita mahu percaya bahawa "Oh... memang betul apa yang Allah dan Rasul katakan. Aku menyesal..." Itu dah terlambat.

    REBUTLAH 5 PELUANG INI SEBELUM TIBA 5 RINTANGAN

    WAKTU KAYA SEBELUM MISKIN, WAKTU SENANG SEBELUM SIBUK, WAKTU SIHAT SEBELUM SAKIT, WAKTU MUDA SEBELUM TUA DAN WAKTU HIDUP SEBELUM MATI

    " SAMPAIKANLAH PESANKU BIARPUN SATU AYAT...."



    Saturday, September 7, 2013

    0

    PEDIHNYA SIKSA NERAKA

  • Saturday, September 7, 2013
  • Rahman Hatim


  • Astaghfirullaahal Adziim . Betapa pedihnya siksa neraka, bagaimana sakitnya di siksa sampai badan hancur tetapi tidak mati-mati ketika di neraka. Yang terdengar hanya jeritan dan rintihan tangis sakit kepedihan.

    1. Kulit mereka diganti dengan yang baru, sebagaimana Allah berfirman yang artinya, "Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab." (An Nisa' : 56).

    2. Bara apinya membakar sampai ke hati, sebagaimana Allah berfirman yang artinya," (Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati." (Al Humazah: 6-7).

    3. Mereka diseret ke neraka di atas wajah mereka, sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya, "(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka." (Al Qomar: 48).

    4. Minuman mereka adalah besi yang mendidih, sebagaimana Allah berfirman yang artinya, "Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek." (Al Kahfi: 29).

    Begitu syadiid (keras dan pedih) siksaan neraka, lalu siksaan apa yang paling ringan untuk penghuni neraka ?

    Rasulullah bersabda yang artinya, " Sesungguhnya penduduk neraka yang paling ringan siksanya adalah orang yang mengenakan dua sandal dari neraka lalu mendidih otaknya karena sangat mencekam panas dua sandalnya. " (HR. Muslim).

    Yaa Allah, Yaa Robbii, Ampunilah Dosa-dosa Hamba. Berilah Hamba kemampuan untuk beribadah kepadamu dan berilah Hamba kemampuan untuk menghindari kemaksiatan.

    Yaa Allah, Ya Robbi, Hamba memang tidak pantas masuk Surga Tapi Hamba tidak akan kuat bila masuk neraka. Ampunilah Dosa-dosa Hambamu ini dan setiap orang yang mengucapkan 'Aamiin' ..


    Sunday, September 1, 2013

    0

    Dilarang berkata : ”Allah Tidak Akan Mengampunimu”

  • Sunday, September 1, 2013
  • Rahman Hatim
  • Tugas seorang muslim adalah menganjurkan perbuatan ma’ruf dan mencegah dari perbuatan mungkar. Demikianlah Allah gambarkan ciri kaum muslimin. Bahkan ciri ini telah menyebabkan Allah memberikan sebutan begitu istimewa kepada ummat Islam. Allah menamakan ummat Islam sebagai Ummat Terbaik yang disajikan untuk segenap ummat manusia.

    كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ

    بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

    ”Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS Ali Imran ayat 110)

    Aktifitas amar ma’ruf dan nahi mungkar merupakan bagian integral dari kegiatan menyeru manusia ke jalan Allah atau Da’wah Islamiyyah. Kegiatan ini menuntut hadirnya kegairahan dan emosi positif pada diri pelakunya. Tanpa adanya kegairahan maka seorang muslim tidak akan mau meluruskan penyimpangan saudaranya. Tanpa gairah mana mungkin seseorang akan tergerak untuk menyadarkan orang lain agar meninggalkan perbuatan mungkar yang biasa dia kerjakan. Tanpa gairah mana mungkin seseorang akan punya motivasi untuk mendorong saudaranya mengerjakan perbuatan ma’ruf sesuai anjuran Islam. Namun perlu diingat bahwa bilamana emosi yang melandasi suatu tindakan da’wah bukanlah emosi positif namun sebaliknya malah emosi negatif, maka kegiatan yang asalnya merupakan suatu kebaikan bisa mendatangkan bencana. Bahkan bencana bagi pelaku da’wah itu sendiri.



    Yang dimaksudkan dengan emosi positif ialah perasaan yang membara namun tetap terkendali dalam batas-batas yang dibenarkan oleh ajaran Islam. Sedangkan emosi negatif ialah perasaan yang berlebihan sehingga menyebabkan aktifis da’wah melampaui batas yang dibenarkan Islam tatkala ia sedang menasehati saudaranya.

    Salah satu bentuk tindakan melampaui batas ialah seperti memandang dirinya berhak menentukan siapa yang bakal diampuni Allah dan siapa yang tidak. Ia lupa bahwa hak mengampuni manusia sepenuhnya berada di tangan Allah Yang Maha Pengampun. Seorang da’i berhak memberitahu saudaranya yang terlibat kemaksiatan untuk menghentikan perbuatannya melanggar aturan Islam, namun ia tidak perlu dan tidak dibenarkan untuk mengancam si pelaku maksiat bahwa kemksiatannya tidak bakal diampuni Allah. Allah sangat sanggup dan berkuasa penuh untuk mengampuni siapa saja yang dikehendakiNya. Perhatikan hadits berikut:

    أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَ

    أَنَّ رَجُلًا قَالَ وَاللَّهِ لَا يَغْفِرُ اللَّهُ لِفُلَانٍ وَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى قَالَ

    مَنْ ذَا الَّذِي يَتَأَلَّى عَلَيَّ أَنْ لَا أَغْفِرَ لِفُلَانٍ فَإِنِّي

    قَدْ غَفَرْتُ لِفُلَانٍ وَأَحْبَطْتُ عَمَلَكَ أَوْ كَمَا قَالَ

    Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: Ada seorang lelaki yang berkata: “Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si fulan.” Allah berfirman: ”Siapakah yang bersumpah atas nama-Ku bahwa Aku tidak mengampuni si fulan? Sesungguhnya Aku telah mengampuni dosanya dan Aku telah menghapuskan amalmu.” (Hadits shahih riwayat Muslim).

    Bahkan dalam hadits lainnya Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan peristiwa yang pernah terjadi pada Bani Israil. Suatu ketika ada abang-beradik dari Bani Israil. Salah seorang diantara keduanya sering berbuat dosa sedangkan yang lainnya rajin beribadah. Maka setiap kali si pelaku dosa melakukan maksiatnya, maka si ’abid selalu mencegahnya, namun si pelaku dosa terus saja mengulangi perbuatan dosanya. Hingga pada suatu hari ketika si pelaku dosa berbuat maksiat di hadapan saudaranya, maka kali itu ia tidak saja mencegah perbuatan dosa saudaranya. Si ’abid mengucapkan kalimat yang melampaui batas dimana ia sampai tega mengatakan bahwa saudaranya tidak bakal diampuni Allah dan bahkan tidak akan masuk syurga. Maka apa yang akhirnya terjadi pada kedua abang-beradik ini? Marilah ikuti jalan ceritanya dengan langsung membaca haditsnya di bawah ini:

    قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

    يَقُولُ كَانَ رَجُلَانِ فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ مُتَوَاخِيَيْنِ

    فَكَانَ أَحَدُهُمَا يُذْنِبُ وَالْآخَرُ مُجْتَهِدٌ فِي الْعِبَادَةِ

    فَكَانَ لَا يَزَالُ الْمُجْتَهِدُ يَرَى الْآخَرَ عَلَى الذَّنْبِ

    فَيَقُولُ أَقْصِرْ فَوَجَدَهُ يَوْمًا عَلَى ذَنْبٍ فَقَالَ لَهُ أَقْصِرْ

    فَقَالَ خَلِّنِي وَرَبِّي أَبُعِثْتَ عَلَيَّ رَقِيبًا فَقَالَ

    وَاللَّهِ لَا يَغْفِرُ اللَّهُ لَكَ أَوْ لَا يُدْخِلُكَ اللَّهُ الْجَنَّةَ

    فَقَبَضَ أَرْوَاحَهُمَا فَاجْتَمَعَا عِنْدَ رَبِّ الْعَالَمِينَ

    فَقَالَ لِهَذَا الْمُجْتَهِدِ أَكُنْتَ بِي عَالِمًا

    أَوْ كُنْتَ عَلَى مَا فِي يَدِي قَادِرًا وَقَالَ لِلْمُذْنِبِ

    اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِي وَقَالَ لِلْآخَرِ اذْهَبُوا بِهِ إِلَى النَّارِ

    قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَكَلَّمَ بِكَلِمَةٍ أَوْبَقَتْ دُنْيَاهُ وَآخِرَتَهُ



    Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah sallallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Ada dua orang laki-laki dari kalangan Bani Israil yang saling bersaudara. Yang satu rajin ibadah dan lainnya berbuat dosa. Lelaki yang rajin beribadah selalu berkata kepada saudaranya, ‘Hentikan perbuatan dosamu!” Suatu hari ia melihat saudaranya berbuat dosa dan ia berkata lagi, ‘Hentikan perbuatan dosamu!” “Biarkan antara aku dan Tuhanku. Apakah kamu diutus untuk mengawasiku?” jawabnya. Ia berkata lagi, “Demi Allah, Allah tidak akan mengampunimu” atau “Dia tidak akan memasukanmu ke syurga.” Kemudian Allah mengutus malaikat kepada keduanya untuk mengambil roh keduanya hingga berkumpul di sisi-Nya. Allah berkata kepada orang yang berdosa itu,“Masuklah kamu ke syurga berkat rahmat-Ku.”Lalu Allah bertanya kepada lelaki yang rajin beribadah,“Apakah kamu mampu menghalangi antara hamba-Ku dan rahmat-Ku?”Dia menjawab, “Tidak, wahai Tuhanku.” Allah berfirman untuk yang rajin beribadah (kepada para malaikat): “Bawalah dia masuk ke dalam neraka.” Abu Hurairah– semoga Allah meridhainya – berkomentar, “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh ia berkata dengan satu kalimat yang membinasakan dunia dan akhiratnya.”(HR Abu Dawud).

    Ya Allah, tanamkanlah selalu kegairahan dalam diri kami untuk berda’wah di jalanMu. Namun hindarknalah kami dari berlaku melampaui batas ketika sedang berda’wah sehingga menghilangkan sifat rendah hati kami. Ya Allah, hindarkanlah kami dari mengucapkan sesuatu yang dapat membinasakan dunia dan akhirat kami. Amin ya Rabb.


    Thursday, August 29, 2013

    0

    FAKTA SEJARAH YANG DISEMBUNYIKAN

  • Thursday, August 29, 2013
  • Rahman Hatim
  • Fakta sejarah yang memang ANDA tak tahu, tahukah anda bahawa perpustakaan Kongres (Library of Congress) di Washington DC ada menyimpan sebuah 'khazanah tersembunyi Islam' yang mana ianya adalah sebuah perjanjian pemerintah Amerika Syarikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, pada tahun 1787. Di perpustakaan tersebut - akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee ketikaitu AbdeKhak dan Muhammad Ibnu Abdullah. Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, anda akan ditemui cara berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat manakala kaum lelakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.

    Cara berpakaian ini dapat ditemui dalam gambar atau lukisan suku Cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Ketua suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar pupus dari benua Amerika adalah seorang Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.

    Fakta ini juga disokong melalui kajian keatas nama-nama suku Indian dan ketua sukunya yang berasal dari bahasa Arab tidak hanya ditemui pada suku Cherokee (Shar-kee), tapi juga pada Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Bahkan, beberapa ketua suku Indian juga mengenakan penutup kepala khas orang Islam. Mereka adalah Ketua Suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Ia ditunjukkan pada gambar-gambar antara tahun 1835 dan 1870.

    Adakah fakta ini menyokong "akhir zaman Islam akan tersebar hingga kesetiap penjuru tanah didunia ini". Wallahua'lam


    Monday, August 26, 2013

    0

    Solat Pakai Seluar Pendek

  • Monday, August 26, 2013
  • Rahman Hatim


  • Ttg gambar solat pakai seluar pendek tu, selepas mendapat feedback dr Ustaz Mohd Noor (Melaka), beliau menjawab:

    Harus bg Mazhab Maliki&Hambali..sbb tu geng2 org gelap yg bnyak guna mazhab ni

    MAZHAB MALIKI

    Pendapat yang sepakat dalam mazhab ini mewajibkan menutup aurat daripada pandangan orang ramai.

    Ketika bersembahyang, menurut pendapat yang sahih daripada mazhab ini, diwajibkan menutup perkara berikut:

    Aurat orang lelaki ketika bersembahyang ialah aurat berat (mughallazah) sahaja, iaitu kemaluan hadapan, zakar berserta buah zakar dan kemaluan belakang yang terletak antara kedua-dua papan punggung. Oleh itu, diwajibkan mengulangi sembahyang dengan segera sekalipun terdedah kedua-dua papan punggung sahaja, ataupun terdedah ari-ari. Paha tidak dikira sebagai aurat pada pandangan mereka, hanya zakar dan buah zakar sahaja berdasarkan Hadith riwayat Anas:

    Bahawa di dalam Peperangan Khaibar, Rasulullah s.a.w. telah terkoyak kain pada pahanya, sehingga aku temampak keputihan pahanya.
    Maliki dan Hanbali: aurat lelaki ialah kemaluannya sahaja (zakar dan duburnya)
    Dalil: hadith Anas bahawa pada hari Khaibar, Nabi membuka pahanya (HR alBukhari)

    Namun dalil al-Qur:an yg menyentuh aurat lelaki secara khusus tidak ada.

    Tahqiq al-Qardhawi: Memetik pendapat Ibn Qayyim tentang bagaimana kita mengkompromi dua hadith yang saling bertentangan, maka ialah dengan membahagikan aurat lelaki kepada aurat berat (kemaluan) dan aurat ringan (dua paha atau pusatnya). Maka hukum yang jelas ialah haramnya membuka aurat yang berat yakni kemaluan dan dubur. Aurat pusat dan paha sebaiknya ditutup juga, tapi jika keadaan terdesak, maka dibolehkan.
    (al-Qardhawi, Fatawa Mu'asirat, Jld 5 & 6 Pustaka Salam)


    Monday, August 19, 2013

    0

    Jihad Di Malaysia

  • Monday, August 19, 2013
  • Rahman Hatim
  • Di Malaysia, ada beberapa jihad yang praktikal untuk dilaksanakan, antaranya ;

    1. Jihad menegakkan kebenaran.
    Berdasarkan hadith Nabi SAW yg bermaksud "Sebaik-baik jihad adalah berkata hak kepada pemimpin yang jahat".

    2. Jihad ilmu.
    Menuntut ilmu duniawi dan ukhrawi demi melaksanakan jihad yang pertama tadi. Dengan ilmu, umat Islam akan lebih dihormati. "Siapa yang mahukan dunia, hendaklah dengan ilmu, sesiapa yang mahukan akhirat hendaklah dengan ilmu dan sesiapa yang mahukan kedua-duanya juga hendaklah dengan ilmu".

    3. Jihad ekonomi dan kewangan.
    Ia rentetan daripada ekonomi dunia yg hampir kesemuanya dikuasai oleh sistem kapitalis barat yg menyebabkan negara-negara umat Islam terpaksa bergantung kpd negara barat, walhal sumber petroleum dunia terletak di negara-negara umat Islam.

    Wallahua'lam.


    Sunday, August 18, 2013

    0

    MASJID DAN GEREJA: MANA LEBIH MESRA KANAK-KANAK?

  • Sunday, August 18, 2013
  • Rahman Hatim

  • Lucu bila ada yang berkeras pendapat yang menyatakan kewujudan kanak-kanak boleh menyebabkan terbatalnya keseluruhan saf. Fatwa seperti ini sebenarnya terpinggir dari penghujahan dalil dan kewarasan. Ketika Ibn Abbas masih kanak-kanak, Rasulullah s.a.w. bersolat dan memegang telinga atau kepala Ibn Abbas agar bersolat di tepi baginda. Kata Ibn ‘Abbas:
    فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ فَقُمْتُ أُصَلِّي مَعَهُ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَأَخَذَ بِرَأْسِي فَأَقَامَنِي عَنْ يَمِينِهِ
    "..Rasulullah bangun bersolat malam aku turut serta bersamanya. Aku berdiri di sebelah kiri baginda. Baginda memegang kepalaku lalu menjadikan aku berada di sebelah kanan baginda (Riwayat al-Bukhari). Dalam hadis Anas:
    فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفَفْتُ وَالْيَتِيمَ وَرَاءَهُ وَالْعَجُوزُ مِنْ وَرَائِنَا
    “…Rasulullah berdiri untuk solat. Aku bersaf dengan seorang budak yatim di belakang baginda. Sementara wanita tua berada di belakang kami”. (Riwayat al-Bukhari).
    Adapun hadis riwayat Ahmad dan Abu Daud yang menyatakan Rasulullah menjadikan saf lelaki dewasa di hadapan kanak-kanak, hadis itu daif dari segi sanadnya. Kata al-Syeikh Nasir al-Din al-Albani: “Adapun menjadikan saf kanak-kanak di belakang lelaki, aku tidak dapati melainkan hadis yang daif ini sahaja. Ia tidak dapat dijadikan hujah. Tidak mengapa kanak-kanak berdiri dalam saf sebelah lelaki dewasa jika saf masih luas. Solat anak yatim bersama Anas di belakang Rasulullah s.a.w. menjadi hujah dalam masalah ini. (Al-Albani, Tamam al-Minah, 284, Riyadh: Dar al-Rayah).

    Hasil lain dari kecelaruan ini, ada orang dewasa yang sanggup menarik kanak-kanak yang sedang bersolat keluar dari saf kerana dia nak masuk saf. Kemudian disuruh budak itu ke saf belakang. Akhlak buruk ini menjadikan kanak-kanak berjiwa lemah ketika berada di masjid. Sementara orang dewasa yang lewat datang dan menarik kanak-kanak keluar itu pula terbiasa dengan sikap buruk sebagai seorang yang datang lewat lalu merampas tempat orang yang lebih awal.
    Maka jangan hairan jika ada yang menyatakan bahawa agama lain lebih mesra kepada generasi muda daripada Islam. Padahal bukan salah Islam, salah mereka yang sempit fikiran.
    Jika ada yang kata, kanak-kanak tidak berkhatan ada najis bawah kulitnya. Kalau najis bawah kulit hendak dikira, kiralah sekali najis bawah kulit kita sendiri dan juga yang dalam perut kita!!


    Thursday, August 15, 2013

    0

    ALLAH MENGHINA KEMATIAN IMAM BESAR SYIAH "KHOIMEINI"

  • Thursday, August 15, 2013
  • Rahman Hatim


  • Beliau mati dalam keadaan mengaibkan,
    mayatnya terjatuh 3 Kali,
    Kafan yang menutupi auratnya terbuka hingga beliau telanjang,
    Allah menghina kematiannya, Allah membuka aib2nya..

    Bahkan sewaktu beliau hidup, beliau pernah berfatwa :
    "Barangsiapa yang meninggal lalu jenazahnya jatuh dari
    keranda jenazah maka dia termasuk dari penduduk neraka".

    Dan dalam fatwanya yang lain Khomeini mengatakan :
    "Salah satu dari tanda-tanda su'ul khatimah adalah
    jatuh dari keranda jenazah saat akan dikuburkan".

    Dan lihatlah apa yang Allah lakukan kepada khomeini,..
    Nauzubillah min zalik..

    "Katakanlah, Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan,
    Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki
    dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki.
    Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan
    Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki,
    Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
    Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu".
    - Surah Ali Imran ayat 26

    Semoga kita mendapat taufik hidayah &
    dijauhkan fitnah-fitnah akhir zaman.. In Sha Allah..


    0

    10 FAKTA TRAGEDI Mesir Berdarah

  • Rahman Hatim

  • 1. Mesir diishtihar DARURAT selama sebulan bermula jam 4ptg td.

    2. Jeneral Abdul Fatah As-Sisi mengarahkan tentera TEMBAK & BOM GAS BERACUN semua penyokong Dr Morsi.

    3. Sehingga kini seramai hampir 3 RIBU org telah MATI SYAHID & lebih 10 ribu org yg tercedera, termasuk dari klgn kanak2, ibu2, & wanita2.

    4. Semua yg dibunuh adalah mereka yg tidak bersenjata.

    5. Ambulan & bantuan perubatan DIHALANG dari memasuki kwsn himpunan & TIDAK DIBENARKAN memberi bantuan kpd mangsa.

    6. Jurukamera turut ditembak dari udara menggunakan helikopter tentera.

    7. Dr Morsi terus ditahan di suatu tempat yg dirahsiakan.

    8. Tentera telah MUSNAHKAN semua pusat pengumpulan makanan & pusat perubatan para penyokong Morsi.

    9. Kerajaan HARAM Mesir TUTUP SEMUA rundingan. Mereka akn terus BUNUH mana2 rakyat yg menyokong Dr Morsi.

    10. Lebih ramai rakyat Mesir sedang mula bergerak dari daerah & kampung masing menuju medan perang utk menyokong Morsi & mempertahankan Kerajaan Islam Ikhwan Muslimin.

    Ayuh kita DOAKAN KEHANCURAN MUSUH ISLAM & KEMENANGAN ISLAM

    Moga Allah LAKNAT & HANCURKAN kerajaank HARAM Mesir!n

    Sesungguhnya KEMENANGAN ISLAM sangat hampir!


    Tuesday, August 13, 2013

    0

    Saya & Poligami ( Mesti Baca Hingga Habis )

  • Tuesday, August 13, 2013
  • Rahman Hatim


  • Ummu Habibah r.a (salah seorang isteri nabi s.a.w) pernah berdoa meminta dikurniakan suatu nikmat dunia hasil dari perkahwinannya dengan Rasulullah s.a.w. Namun nabi menasihatinya dengan kata baginda
    قَدْ سَأَلْت اللَّه عَزَّ وَجَلَّ لِآجَالٍ مَضْرُوبَة , وَأَيَّام مَعْدُودَة , وَأَرْزَاق مَقْسُومَة , وَلَنْ يُعَجِّل شَيْئًا قَبْل حِلّه , أَوْ يُؤَخِّر شَيْئًا عَنْ حِلّه , وَلَوْ كُنْت سَأَلْت اللَّه أَنْ يُعِيذك مِنْ عَذَاب فِي النَّار , أَوْ عَذَاب فِي الْقَبْر كَانَ خَيْرًا وَأَفْضَل
    Ertinya: Engkau telah meminta dari Allah tentang ajal maut yang telah ditentukan, hari-hari kita yang telah dihitungkan, rezeki-rezeki yang telah Allah bahagikan, dan pasti tiada diawalkan sesuatu dari masanya, atau dilewatkan dari masanya.....(Sahih Muslim)

    Justeru,
    1. Perkahwinan adalah dalam rezeki dan ketentuan Allah yang pasti sampai bila tiba masanya.
    2. Rezeki isteri sedia ada dan yang baru menjadi isteri juga adalah ketetapan Allah swt. Tiadalah patut poligami dianggap penyebab hak dan rezeki isteri sedia ada dirampas. Menurut hadis sohih, masing-masing tidak boleh merampas hak dan rezeki khususnya apabila ia dilaksanakan mengikut neraca, prosedur dan tatacara hukum Shariah.
    3. Perkahwinan ini hanya berkait dengan tiga keluarga terdekat bagi mereka (suami, isteri sedia ada dan yang baru). Justeru, jika kalian tidak termasuk dalamnya, seeloknya doakan sahaja pasangan ini atau kamu mengulas sesuatu yang di luar urusanmu yang menjadi sebab menjadi muslim yang buruk akhlak (berdasarkan kepada hadis من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه)
    4. Tiada perlu membuat dosa umpatan, sangka buruk, spekulasi sebab atau bertanya cara kenal, umur, latar belakang pasangan, sebab, jumlah mas kahwin atau apa jua. Kerana ia bukanlah urusan yang mampu kalian ketahui dengan perincian yang tepat lagi sohih. Rumahtangga orang lain yang terbina jangan pula menjadi sebab susahnya fikiran kalian atau lebih bahaya, penambah dosa.
    5. Maka apa jua sebab dan alasan, jika kalian membencinya, kalian turut membenci ketetapan Allah ke atas seorang hamba Allah yang berkahwin secara halal lagi menurut tatatertibnya.
    6. Jika kalian ingin tahu, prosedur ringkas poligami yang SAYA turuti adalah :

    a. Istikharah dan doa istikharah di Mekah dan Madinah serta tanahair beberapa bulan. Keputusan saya khususnya bukan hanya dari logik dan aqal tetapi ilham dan kemudahan dari Ilahi.
    b. Sentiasa Istisharah (berbincang) dengan isteri sedia ada dan menyakinkan beliau akan manfaat dunia akhirat dari perkahwinan kedua yang dirancang buat kesemua kami yang terlibat.
    c. Meminang bakal isteri kedua dengan kehadiran isteri sedia ada yang bersama-sama menjelas dan menerangkan hatta bebas mencadangkan tarikh pernikahan.
    d. Mendapat restu dan redha bakal mertua dan keluarganya.
    e. Memaklumkan kepada mertua sekarang dengan jelas serta terang lalu mendapat restu dan redha mereka.
    f. Memaklumkan dan menjelaskan kepada anak-anak (2 dalam usia remaja dan 2 dalam usia kanak-kanak) akan tujuan berkahwin buat kali kedua sebagai langkah awal untuk memahamkan mereka tentang poligami yang baik menurut syarak.
    g. Memulakan proses undang-undang, iaitu perlu memohon izin dari Mahkamah Syariah (di negeri masing-masing). Hakim akan meneliti semua sebab musabbab serta kedudukan kewangan pemohon. Permohonan saya telah DILULUSKAN Mahkamah Tinggi Shariah Selangor. Nasihat saya, jadikan bernikah di Thailand sebagai pilihan terakhir setelah semua proses tanahair disekat secara salah atau tidak adil atau terlalu menyusahkan.
    h. Menetapkan perincian nafqah, giliran dan pembahagian harta sepencarian bagi isteri sedia ada. Juga bagi anak-anak sedia ada. Ini penting agar kedudukan dan jasa isteri sedia ada terjaga serta keadilan material dan fizikal terjaga. Pembahagian ini TELAH diluluskan oleh mahkamah.
    i. Bersabar dan menangani cemburu yang fitrah bagi wanita secara hikmah, sabar serta rasional. Ini perlu ilmu, tanpa ilmu kita tewas.
    j. Bersikap kasih sayang, lembut serta konsisten dalam komunsikasi
    k. Kemudian, bernikahlah secara terbuka dengan walimah serta jemputan.
    l. Peka terhadap perasaan isteri-isteri serta meraikannya dan tambahkan kerohanianmu dan solatmu justeru bertambahlah sabarmu.

    ‘Say No’ kepada poligami rahsia dan dibuat secara sembrono. Bersabar hadapi cacian mereka yang cemburu di luar sana, kerana mereka hanya menambah pahalamu dan menempah tiket ke azab Allah. Bersabar juga dengan pujian yang merupakan ‘pembunuh senyap’ keikhlasan niatmu.

    Kalau sebelum ini kita kagumi Rasulullah dan sifat sabarnya, bila berpoligami, pastilah bertambah fahamnya kita akan MAHA AGUNGNYA SIFAT SABAR baginda Nabi dan isteri-isterinya.

    Baginda cemerlang di dalam rumah dan luar rumah. Fizikal dan spiritual.

    Bantulah kami dengan mendoakan kami, itu jutaan kali lebih baik dari berspekulasi dan bersangka-sangka serta ‘terlebih mengambil berat’ dengan bertanya itu dan ini kepada isteri-isteriku yang dicintai.

    Tiadalah bertambah mulia atau cela dengan poligami dan monogami. Pokoknya adalah bagaimana kamu menjalankannya.

    Berhentilah dari hasrat ingin menghubungi isteri-isteri saya bagi menyampaikan rasa TIDAK PUAS HATI kalian atau cuba menyampaikan sangsi, 'racun amarah masing-masing' dan keraguan kalian. Tiada faedahnya dan perhatikanlah diri dan keluargamu, saya pula pasti bertanggungjawab atas keluarga saya. Insha Allah.

    Bagi yang bujang, tidak perlu resah..tidak habis wanita solehah di luar sana..rezekimu akan sampai pada waktunya asalkan kamu bersedia dan soleh juga.

    PADAMLAH gambar-gambar yang DISEBARKAN dan disensasikan TANPA izin kami. Inilah gambar yang kami rasakan sesuai dikongsi bersama masyarakat awam. Semoga catatan ringkas ini mampu menarik keberkatan buat kami dan kalian.

    Akhir sekali, TIADA PERLU cemburu, dengki atau hasad dengan kami kerana BAHAGIA kalian BUKAN terletak pada URUSAN kami ATAU kucar kacirnya kami tetapi pada hati dan diri kalian sendiri. Janganlah mencari bahagia dengan PERKARA DOSA.

    Dr. Zaharuddin Abd Rahman
    6 Syawwal 1434


    Thursday, August 8, 2013

    0

    PENGUSAHA PUB MENEMUI HIDAYAH MELALUI PUISI (Kisah Benar)

  • Thursday, August 8, 2013
  • Rahman Hatim
  • Pedro di hadapan Masjid Kg Pandan, tempat dimana beliau melafazkan syahadah buat pertama kalinya
    Pedro dilahirkan berbangsa Portugis di Melaka 56 tahun yang lalu. Beliau seorang penganut agama Kristian. Sumber pendapatannya ialah melalui sebuah restoran dan pub yang diusahakannya sekian lama.

    Perniagaan PUBnya sungguh laris dan dipenuhi pelanggan setiap malam. Dia seorang yang mudah mesra dan bijak melayan para pelanggannya. Setiap malam dia akan minum arak bersama mereka. Berpuluh tahun lamanya, itulah cara hidup yang diketahuinya. Ramai pelanggan menjadi sahabat karibnya, bukan sahaja di kalangan penduduk tempatan tetapi juga di kalangan golongan ekspatriat yang ramai terdapat di sekitar Ampang yang terkenal dengan kawasan pejabat Kedutaan. Perniagaannya berkembang maju dan hidupnya mewah hasil dari penjualan arak.

    Beberapa bulan sebelum Ramadhan 1432, hidupnya berubah secara drastik. Tidak tahu dimana dan bagaimana untuk memulakan cerita…secara tiba-tiba berbagai persoalan tentang Tuhan dan kehidupan masuk ke dalam fikirannya. Persoalan yang dia sendiri tidak tahu jawapannya. Hidupnya menjadi tidak keruan, jiwanya kacau, benaknya diasak persoalan.

    Tiba-tiba bagai ada satu kuasa menyuruhnya untuk menulis bait-bait puisi yang ada di dalam kepalanya. Dia tidak faham apa yang ditulisnya lalu Pedro merujuk kepada seorang sahabatnya seorang penulis. Menurut sahabatnya apa yang digambarkan di dalam puisinya itu berbicara tentang Allah yang satu. Pedro menjadi bertambah bingung.

    Suatu malam dia tersentak dari tidurnya dan serta-merta mulutnya menyebut “Allahuakbar”….. ungkapan yang tidak pernah disebutnya selama ini. Pedro tidak dapat melelapkan matanya malam itu. Bagaikan ada suatu desakan di dalam nalurinya untuk segera beriman kepada Allah.

    Keesokannya hari Sabtu dia memohon bantuan seorang rakan untuk membawanya ke PERKIM. 2 jam menunggu rakan itu tidak kunjung tiba. Pedro terus memandu ke PERKIM sendirian. Tiba di PERKIM, Pengawal Keselamatan di situ enggan membenarkan dia masuk dengan alasan pejabat tutup, meskipun terdapat beberapa orang ustaz yang sedang mengajar kelas agama di tingkat atas.

    Pedro terus memandu dan tidak tahu ke mana arah untuk dituju dan kepada siapa untuk mengadu. Dia tidak lagi dapat menanggung desakan di dalam jiwanya yang tidak akan tenteram selagi dia tidak menemukan jawapannya hari itu juga. Lalu dia terpandang sebuah masjid berhampiran dan mengambil keputusan untuk berhenti dan masuk memohon bantuan.

    Dia terserempak dengan beberapa orang jemaah yang baru habis menunaikan solat dan meminta mereka membawanya bertemu dengan orang yang dapat membantunya. Mereka seakan tidak acuh dengan permintaannya dan menyuruh dia masuk ke dalam mencari sendiri. Akhirnya beberapa orang pengikut tabligh yang berada di dalam masjid menawarkan diri untuk membawa dia ke rumah Imam yang terletak di belakang masjid.

    Malangnya Imam sudah keluar. Lalu mereka mengambil keputusan untuk memohon bantuan pembantu Imam. Sampai di rumahnya, isteri pembantu imam tidak membenarkan mereka mengganggu suaminya yang sedang tidur. Walaupun dipujuk berkali-kali dia tetap enggan mengejutkan Imam. Dengan kuasa Allah tiba-tba Imam pun tiba dengan motorsikalnya di rumah bersebelahan. Lalu mereka menemui beliau dan memohon bantuannya. Hari itu juga Pedro memeluk islam dan memilih “Abdul Aziz” sebagai nama baru.

    Tidak mampu membendung perasaan ketika menceritakan bagaimana hidayah Allah datang kepadanya.
    Meskipun berbagai rintangan yang dihadapi dengan kerenah beberapa orang yang enggan membantunya, Pedro sedikit pun tidak berasa hati malah menganggap itu semua sebagai dugaan dari Yang Maha Kuasa untuk menguji samada dia benar-benar yakin dengan keputusannya untuk beriman kepada Allah Yang Satu.

    Namun dugaannya tidak terhenti di situ sahaja malah menjadi tambah hebat lagi. Penghijrahan Pedro telah menyebabkan dia kehilangan isteri dan anak-anaknya. Isterinya yang juga merupakan rakan kongsi mengambil keputusan untuk pulang ke Ipoh. Kesemua pekerjanya juga bertindak berhenti kerja termasuk mereka yang beragama islam. Ada yang berkata “This business will not survive if you stop selling drinks (Beer), you will be a bankrupt! Mark my Word!”. Para pelanggan juga menjauhkan diri. Malah ada yang marah dan menganggapnya gila kerana menutup pub.

    Fauzi, Pengurus Restoran milik Pedro yang telah bekerja dengannya lebih dari 15 tahun. Perubahan Pedro telah mendorong kakitangannya untuk turut berubah menjadi insan yang lebih baik.
    4 hari selepas berakhirnya Ramadhan, Pedro membuka restorannya semula dan menukar ia dari sebuah pub kepada sebuah Restoran Portugis Islam. Pekerjanya yang beragama Islam juga kembali bekerja malah telah menjadikan Pedro sebagai inspirasi dan contoh untuk mereka bertaubat dan mendekati Allah. Mereka mula berusaha untuk tidak meninggalkan solat.

    Isterinya masih lagi seorang Kristian…seperti kata Pedro; “berikan dia masa…hidayah itu harus datang dari dalam dirinya dan bukan dipaksa”. Anak-anaknya secara perlahan-lahan sudah mula dapat menerima Pedro sebagai seorang Islam.
    Pedro harus bangkit semula membina hidupnya di hujung usia setelah kehilangan semua pelanggannya. Jika dahulu dia boleh memperolehi pendapatan sehingga 5 ribu ringgit sehari, sekarang 500 ringgit pun agak payah. Namun keyakinannya terhadap agama yang dipilihnya menjadikan dia lebih tabah dan pasti bahawa hidupnya kini lebih baik dari hari-hari semalam.

    Inilah kisah beliau. Kisah sebuah penghijrahan dari kejahilan ke jalan Allah SWT dan bagaimana ia merubah 360 darjah hidupnya.

    Ketika saya meminta untuk menulis kisah beliau, Pedro sangat keberatan. Beliau tidak mahu menggunakan Islam sebagai landasan untuk menarik pelanggan ke restorannya. Tetapi setelah dipujuk dan saya menyatakan niat saya supaya ceritanya ini untuk tujuan berdakwah dan sebagai inspirasi kepada orang lain barulah beliau bersetuju.

    *Jika anda berada di sekitar Ampang saya sarankan untuk menyokong saudara baru kita ini dengan mengunjungi Restoran beliau Alamat: Restoran Pedro Portugis Muslim, C-G, Dataran Palma, Jalan Selaman 1, 68000 Ampang, Selangor. Restoran ini juga menyediakan hidangan buffet setiap Sabtu dari 7pm -10pm. Semoga Allah membalas segala jasa baik kalian. Amin.

    -Kisah Benar 2011-


    Free Auto Malaysia Backlinks My Ping in TotalPing.com